Irmawan Dilantik sebagai Ketua Umum IKAFENSY, Tegaskan Alumni FEB USK Siap Kawal Pembangunan Aceh sebagai Wujud Komitmen FEB USK terhadap SDGs
Published by Waliam Mursyida on
Irmawan Dilantik sebagai Ketua Umum IKAFENSY, Tegaskan Alumni FEB USK Siap Kawal Pembangunan Aceh sebagai Wujud Komitmen FEB USK terhadap SDGs
Darussalam– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui peran aktif para alumninya. Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA USK), Amal Hasan, secara resmi mengukuhkan Irmawan sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (PP Ikafensy) periode 2025–2030, dalam prosesi khidmat yang digelar di Balai Sidang FEB USK, Sabtu (25/10/2025).
Acara tersebut dihadiri para akademisi, alumni lintas angkatan, dan pejabat pemerintah daerah, termasuk Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir Syamaun, yang menegaskan pentingnya peran kampus dan alumni dalam memperkuat fondasi ekonomi Aceh secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan alumni menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
“Pertumbuhan ekonomi Aceh saat ini berada di angka 4,6 persen. Pemerintah menargetkan meningkat menjadi 6,4 persen pada tahun 2029. Untuk mencapainya, dibutuhkan kerja kolaboratif dengan akademisi dan alumni FEB USK, melalui gagasan dan formulasi kebijakan yang konkret,” ujar Nasir.
Dalam sambutan perdananya, Irmawan menegaskan bahwa Ikafensy siap menjadi mitra strategis pemerintah dan kampus dalam mengawal program-program pembangunan ekonomi Aceh. Sebagai anggota DPR RI, ia berkomitmen memperkuat jaringan nasional dan internasional guna mendukung pemberdayaan koperasi, pelatihan wirausaha muda, dan penguatan ekonomi masyarakat, yang selaras dengan SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
“Ikafensy harus hadir sebagai motor perubahan. Alumni FEB USK memiliki kapasitas dan tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata dalam membangun Aceh,” tegas Irmawan.
Ketua Umum PP IKA USK, Amal Hasan, berharap kepemimpinan baru Ikafensy dapat memperkuat sinergi alumni dalam pembangunan daerah sekaligus mendukung pengembangan kampus. Ia juga menyoroti pentingnya memperluas jejaring alumni, termasuk rencana pembangunan rumah singgah alumni di Jakarta dan renovasi Gedung IKA USK sebagai pusat kolaborasi lintas generasi.
Sementara itu, Dekan FEB USK, Prof. Faisal, menyampaikan apresiasi atas kontribusi alumni dalam mendukung pengembangan fakultas. Ia menuturkan bahwa dukungan alumni turut berperan besar dalam pencapaian 13 program studi berakreditasi Unggul dari total 16 program di FEB USK. Senada, Wakil Rektor III USK, Prof. Mustanir, menilai sinergi kampus dan alumni merupakan bagian penting dari tridarma perguruan tinggi dan upaya universitas memperluas dampaknya terhadap pembangunan daerah, mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Ketua Panitia, Zubir Husein, menambahkan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting bagi Ikafensy untuk memperluas perannya dalam tridarma perguruan tinggi dan pembangunan Aceh yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan.
Sumber: Diadaptasi dari KBA One